Feb 29, 2012

Jenis Rancangan Penelitian

Design research atau rancangan penelitian adalah suatu rencana tentang cara mengumpulkan dan mengolah data agar dapat dilaksanakan untuk mencapai tujuan penelitian. Yang termasuk rancangan penelitian menurut dr. Suparyanto, M.Kes, adalah: jenis penelitian, populasi, sample, sampling, instrumen penelitian, cara pengumpulan data, cara pengolahan data, perlu tidak mengunakan statistik, serta cara mengambil kesimpulan. Rancangan penelitian merupakan pokok-pokok perencanaan seluruh penelitian yang tertuang dalam satu kesatuan naskah secara ringkas, jelas dan utuh.

Rancangan penelitian dibuat dengan tujuan agar pelaksanaan penelitian dapat dijalankan dengan baik , benar dan lancer. Rancangan penelitian bermanfaat yakni sebagai berikut :
1. Memberi pegangan yang lebih jelas kepada peneliti dalam melakukan penelitian.
2. Menentukan batas-batas penelitian yang bertalian dengan tujuan penelitian.
3. Memberi gambaran yang jelas tentang apa yang harus dilakukan dan memberi gambaran tentang macam-macam kesulitan yang akan dihadapi pada saat melakukan penelitian.

Jenis penelitian

Jenis penelitian akan menentukan bagaimana rancangannya. Berdasar tujuannya, penelitian dibedakan menjadi empat jenis (1) Eksploratif (2) Deskriptif (3) Analitik (4) Eksperimental


    * Rancangan penelitian eksploratif: digunakan untuk menelusuri kemungkinan adanya hubungan sebab akibat antara dua variabel yang belum pernah diketahui
    * Rancangan penelitian deskriptif: digunakan untuk menggambarkan besarnya masalah (variabel orang, tempat, waktu)
    * Rancangan penelitian analitik: digunakan untuk mengetahui hubungan sebab akibat antara dua variabel secara observasional, dimana bentuk hubungan dapat: perbedaan, hubungan atau pengaruh
    * Rancangan penelitian eskperimen: digunakan untuk mengetahui hubungan sebab akibat antara dua variabel, dimana sebabnya merupakan intervensi peneliti
Beda penelitian observasional dan eksperimental
    * Dari keempat jenis penelitian ilmiah, secara garis besar dibedakan ke dalam dua kelompok besar, yaitu penelitian dengan atau tanpa intervensi atau perlakuan, yaitu observasional dan eksperimental.
    * Penelitian observasional adalah penelitian dimana peneliti hanya melakukan observasi, tanpa memberikan intervensi pada variabel yang akan diteliti
    * Penelitian ekperimental adalah penelitian dimana peneliti melakukan intervensi pada variabel sebab yang akan diteliti

Pendekatan penelitian observasional

Pada penelitian observasional dibedakan tiga pendekakan:
1.    Cross sectional
2.    Cohort / prospektif
3.    Retrospectif / kasus kontrol

Pendekatan cross sectional

    * Penelitian analitik cross sectional adalah penelitian observaional dimana cara pengambilan data variabel bebas dan variabel tergantung dilakukan sekali waktu pada saat yang bersamaan
    * Populasinya adalah semua responden baik yang mempunyai kriteria variabel bebas dan variabel tergantung maupun tidak
    * Contoh: hubungan antara depo provera dengan obesitas pada wanita usia subur
    * Jika penelitian menggunakan pendekatan cross sectional, maka populasinya adalah:
    * Semua wanita usia subur (baik yang ikut depo provera maupun tidak, serta baik yang obesitas maupun tidak)
    * Cara pengambilan data, setiap responden diambil datanya untuk dua variabel sekaligus
    * Setiap responden (wus), dilakukan pengambilan dua data sekaligus, yaitu data tentang memakai depo propera atau tidak, sekaligus diukur sedang mengalami obesitas atau tidak


Pendekatan cohort

    * Penelitian analitik dengan pendekatan cohort adalah penelitian dimana pengambilan data variabel bebas (sebab) dilakukan terlebih dahulu, setelah beberapa waktu kemudian baru dilakukan pengambilan data variabel tergantung (akibat)
    * Populasi pada penelitian ini adalah semua responden yang mempunyai kriteria variabel sebab (sebagai kelompok studi)
    * Pada penelitian cohort perlu kontrol, yaitu kelompok yang tidak mempunyai kriteria variabel sebab
    * Contoh: hubungan antara depo provera dengan obesitas pada wanita usia subur
    * Jika penelitian menggunakan pendekatan cohort, maka populasinya adalah:
    * Semua wanita usia subur yang menggunakan depo propera (kelompok studi)
    * Sedangkan kelompok kontrolnya adalah: semua wus yang tidak menggunakan depo propera
    * Setelah diamati beberpa waktu tertentu (misal 1 tahun), dilakukan pengambilan data obesitas (variabel akibat), baik pada kelompok sebab maupun kelompok akibat
    * Kemudian data kedua kelompok studi dan kontrol dianalisa dengan menggunakan uji statistik yang sesuai

Pendekatan retrospektif

    * Penelitian analitik dengan pendekatan retrospektif adalah penelitian dimana pengambilan data variabel akibat (dependent) dilakukan terlebih dahulu, kemudian baru diukur varibel sebab yang telah terjadi pada waktu yang lalu, misalnya setahun yang lalu, dengan cara menanyakan pada responden
    * Contoh: hubungan antara depo provera dengan obesitas pada wanita usia subur
    * Jika penelitian menggunakan pendekatan retrospektif, maka populasinya adalah:
    * Semua wanita usia subur yang mengalami obesitas (kelompok studi)
    * Sedang kelompok kontrolnya adalah: semua wus yang tidak mengalami obesitas


Jenis Penelitian eksperimental

Penelitian eksperimental adalah penelitian dimana peneliti melakukan interventi terhadap varibel sebab yang akan diteliti. Desain esperimental dibagai tiga: Pra eksperimental, Quasy experiment dan True experiment.

Desain pra eksperimen

•    Desain pra eskperimental adalah penelitian eksperimen yang hanya menggunakan kelompok studi tanpa menggunakan kelompok kontrol, serta pengambilan respondon tidak dilakukan randomisasi
•    Contoh: pengaruh penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan ibu hamil
•    Populasi: semua ibu hamil
•    Pre test
•    Intervensi: penyuluhan
•    Post test
•    Hasil pre test dan post test dibandingkan dengan uji statistik yang sesuai

Desain quasy experiment

•    Design quasy experiment adalah penelitian eksperimental dimana pada penelitian ini sudah ada kelompok studi dan kelompok kontrol, namun pengambilan responden belum dilakukan secara randomisasi
•    Contoh: pengaruh penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan ibu hamil
•    Populasi: semua ibu hamil, dibagi dua kelompok, studi dan kontrol
•    Pada kelompok studi dilakukan intervensi penyuluhan, sedang pada kelompok kontrol tidak dilakukan intervensi penyuluhan
•    Dilakukan pengambilan data pengetahuan, baik pada kelompok studi dan kelompok kontrol, hasilnya dianalisa dengan uji statistik yang sesuai

True experiment design

•    True experiment design adalah penelitian experimen dimana kelompok studi dan kelompok kontrol pengambilan sample-nya dilakukan secara randomisasi, serta pada kelompok studi dilakukan intervensi variabel sebab sedang pada kelompok kontrol tidak dilakukan intervensi.
•    Contoh: pengaruh penyuluhan terhadap tingkat pengetahuan ibu hamil
•    Populasi: semua ibu hamil, dibagi dua kelompok, studi dan kontrol, dimana pengambilan dilakukan secara randomisasi
•    Pada kelompok studi dilakukan intervensi penyuluhan, sedang pada kelompok kontrol tidak dilakukan intervensi penyuluhan
•    Dilakukan pengambilan data pengetahuan, baik pada kelompok studi dan kelompok kontrol, hasilnya dianalisa dengan uji statistik yang sesuai



source:
www.menulisproposal.blogspot.com

No comments:

Post a Comment